SELAMAT DATANG DI BLOG SEDERHANAKU

Friday, January 18, 2013

Nasa Mengeluarkan Kenyataan Matahari Akan Terbit Dari Barat

Para ahli ilmu astronomi menyebut bahwa kelajuan putaran planet Mars sedikit demi sedikit berubah ke arah sebaliknya. Para saintis agensi angkasa lepas kebangsaan Amerika Serikat (NASA) juga mendapati pergerakan planet itu terhenti ke arah tersebut.
NASA kemudian mendapati planet Mars telah menukar putarannya ke arah yang bertentangan, yaitu ke arah Barat, ini bermakna matahari akan terbit dari arah barat Mars. Fenomena yang ganjil itu disebut sebagai “retrograde motion”.
Kebanyakan ilmuan Barat berpendapat bahwa semua planet akan melalui fenomena yang serupa dan ini termasuklah planet Bumi. Apabila berlaku, maka matahari akan terbit dari Barat.

Subhanallah! Kekasih Allah Nabi Muhammad s.a.w. bersabda bahawa salah satu tanda besar yang hari kiamat akan tiba ialah apabila matahari terbit dari Barat.
Pihak NASA telah mendapati tanda-tanda matahari akan terbit dari Barat selama ahli ilmu astronominya mengkaji pergerakan planet Mars. Yang mereka tidak dapat pastikan ialah tempo masa yang bakal diambil sehingga semua planet melalui fenomena yang serupa.
Temuan NASA itu semestinya memperkukuh lagi iman umat Islam akan tanda-tanda kiamat. Manusia tidak tahu kapan semua itu akan terjadi walaupun sudah ada banyak tanda-tandanya. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

Surat kabar yang menyatakan bahawa NASA telah mengeluarkan kenyataan berkenaan isu ini

TEORI AL QUR'AN VS TEORI BARAT

Kalau dikaji dengan teliti, teori yang dijelaskan Al Qur'an ini agak berbeda dari teori-teori barat. Yang pertama, Al Qur'an menjelaskan bulan yang menyebabkan bumi bertukar arah. Al Qur'an menunjukkan perkaitan yang erat dan rapat antara bumi dan bulan. Tetapi teori barat tidak ‘nampak’ pun peranan bulan dalam proses kejadian ini.
Yang kedua, teori Al Qur'an nampak lebih jelas dan mudah dipahami, malah bisa dibuktikan melalui uji laboratorium. Sedangkan teori barat tidak dapat diuji dalam laboratorium dan tidak menunjukkan keadaan matahari akan terbit dari barat. Kalau berlaku tabrakan yang teramat dahsyat (dengan komet yang besar), maka bumi akan hancur. Tabrakan ‘kecil’ (seperti yang berlaku di Mexico) tidak akan dapat menukar putaran bumi. Lagi pula sekiranya komet yang menabrak bumi dari “arah yang salah” hanya mungkin akan menambah kelajuan putaran yang ada sekarang, misalkan dari 24 jam menjadi 10 jam saja/hari. Sekiranya bumi berputar pada kelajuan ini, maka kelajuan objek yang berada pada permukaan equator (atau khatulistiwa) ialah kira-kira 4.000 km/jam yang akan memusnahkan segala-galanya yang ada dipermukaan bumi seperti rumah, bangunan, tumbuhan, pohon kayu, dan manusia serta binatang-binatang akan berterbangan.
Lagi pula untuk membolehkan bumi perputar pada arah bertentangan, komet yang menabrakr bumi mesti bergerak pada kelajuan lebih dari 2 kali kelajuan putaran bumi yaitu 3.300 km/jam (sekiranya ukuran komet sama besar dengan ukuran bumi), dan mesti melanggar bumi pada sudut dan lokasi yang tepat. Kalau hanya melanggar pada kutub utara, maka matahari tidak akan ‘terbit dari barat’.
Yang ketiga, teori Al Qur'an adalah lebih tepat sebab tidak berlaku kerusakkan yang besar kepada makhluk di bumi. Sekiranya berlaku kemusnahan yang besar (misalnya bumi hancur), maka ini bermakna sudah “betul-betul kiamat” dan bukannya lagi “hampir kiamat”. Di dalam hadith dijelaskan bahwa selepas matahari naik dari barat, maka segala amalan dan taubat tidak diterima lagi, dan dajjal akan turun ke bumi (ini menunjukkan manusia masih hidup di bumi, dan berjalan seperti biasa).
Tambahan pula Al Qur'an (15:76) menyatakan manusia akan melihat jalan-jalan tetap tegak, nampak seperti biasa tanpa sebarang kerusakan, dan masih bisa dilalui.
Keempat, penjelasan Al Qur'an lebih menyeluruh dan dari teori barat. Ahli sains telah mendapati bahwa terdapat ‘2’ jenis permukaan bulan yaitu permukaan yang cerah (yang sentiasa mengadap bumi), dan permukaan gelap (yang sentiasa membelakangi bumi). Kedua permukaan ini mempunyai ciri-ciri yang berbeda yang amat terlihat, seperti warna, daya gravitasi, kandungan bahan-bahan, kerapatan dan kemampatan, keradioaktifan, dan sebagainya. Oleh karena itu ketika bulan merekah, maka itu akan merubah polar gravitasi, mengeluarkan tenaga elektromagnetik yang akan bisa menyebabkan daya gravitasi dan magnet bumi bereaksi.

Catatan: Karena bahasa yang dipakai dari sumber agak membingungkan (entah karena hasil translate atau emang dari bahasanya yg mungkin bahasa melayu), maka aku edit penulisannya dan ada yang dibantu sama google translate. Jadi, maaf bila malah jadi ada yang salah kata.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar terhadap tulisan ini, tapi dengan kata2 yang baik ya! Heehehehe....